Berburu

 

Aku melihat fasis bergerak berderap-derap

di permukaan kerak bumi yang padat

Mereka mengubah khutbah menjadi senjata

dan biji-biji tasbih menjadi peluru.

 

Berdirilah

Berkobar-kobar semangatmu

Berapi-api jiwamu

Ambil tahiyat terakhir

Patahkan di udara

Di depan sana menunggu orang-orang serakah.

 

Mereka bergerak berderap-derap

Mereka membunuh membunuh membunuh

Merampok kedamaian

Memperkosa kebebasan

Membakar dunia.

 

Tapi, hari ini kita angin menderu-deru

Songsonglah dan terbitkan gentar di hati mereka

Jungkalkan sujud-sujud mereka

Pecahkan takbir di kepala mereka.

 

Mereka bergerak berderap-derap

Kita gelombang gemuruh

Berburu berburu berburu.

 

Jakarta, 19 November 2009

Advertisements

One thought on “Berburu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s