Laki-laki, Perempuan, dan Buku Tua

 

Laki-laki dengan jidat hitam penyok

Membasuh mata, telinga, dan tumit

Akalnya selambat bekicot

Bersimpuh

Menyeruduk seperti babi yang kikuk

 

Perempuan berwajah takluk

Berdiri dengan lutut setengah ditekuk

Rambutnya busuk

Di balik taplak dibekuk

 

Buku tua lusuh dari negeri yang jauh

Sampulnya kusut kulit belut

Dibawa saudagar dan angin laut

Di sini menebar benci berlagak suci

 

Aku geli dikerubut curut

 

Jakarta, 9 November 2009

Advertisements

2 thoughts on “Laki-laki, Perempuan, dan Buku Tua

  1. mygreyperiphery

    bagiku puisi ini bingkisan pada peringatan berulangnya tahunku. entah mengapa negeri ini demikian erat menambatkan hati kepada para pedagang gujarat.hingga berabadabad.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s