Pernyataan Diaspora Indonesia untuk Penegakan HAM

Den Haag, 2 November 2013

images
Source: http://www.tempo.co 2013

Kekerasan dan pembubaran paksa sebuah acara pertemuan kelompok masyarakat korban 1965/66 yang terjadi pada tanggal 27 Oktober 2013 yang lalu di Godean Yogyakarta sungguh mengusik perasaan keadilan kami. Kekerasan dan pelanggaran hukum itu dilakukan oleh segerombolan orang yang mengatasnamakan diri Front Anti Komunis Indonesia (FAKI) Yogyakarta pimpinan Burhanuddin. Kelompok ini bahkan menyatakan ancaman terbuka untuk membunuh para keluarga korban tragedi politik 1965 itu.

Dalam peristiwa kekerasan oleh FAKI tersebut, kepolisian justru berpihak kepada para pelaku kekerasan yang selama ini menikmati impunitas untuk kekerasan-kekerasan serupa yang dilakukan sejak tahun 1965 itu. FAKI yang dengan kekerasan membubarkan pertemuan di Godean Yogjakarta itu, dibiarkan saja oleh kepolisian setempat. Perbuatan ini jelas melanggar Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 dan Pasal 24 ayat (1) UU HAM: Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 telah mpenyebutkan bahwa: “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Pasal 24 ayat (1) UU HAM: “Setiap orang berhak untuk berkumpul, berapat, dan berserikat untuk maksud-maksud damai.”

Kami, MASYARAKAT INDONESIA PERANTAUAN PEDULI PENEGAKKAN HAM dengan ini menyatakan keprihatinan kami atas kekerasan dan pelanggaran hak-hak asasi manusia terang-terangan terhadap keluarga dan korban tragedi politik 1965 tersebut diatas.

Kami mengutuk pemaksaan kehendak dan kekerasan serta ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh FAKI tersebut dan menuntut pemerintah Indonesia untuk segera :

  1. Mengambil tindakan hukum yang tegas kepada ketua dan anggota FAKI Yogyakarta yang telah melakukan tindakan dan ancaman kekerasan/pembunuhan atas dasar kebencian kepada kelompok lain, melakukan tindakan main hakim sendiri dan melanggar hak-hak asasi pihak lain untuk berkumpul dan bermusyawarah serta hak untuk mengembangkan kehidupan dan memperoleh penghidupan yang telah dirampas oleh Negara selama kurang lebih 50 tahun terakhir ini.
  2. Mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap FAKI dan mengumumkan larangan tegas kepada masyarakat luas serta melakukan tindakan hukum terhadap kelompok-kelompok masyarakat yang mencapai tujuannya dengan pemaksaan kehendak serta cara-cara kekerasan dalam segala bentuknya dan melanggar hukum dan membahayakan keselamatan dan keamanan warganegara/pihak lain.
  3. Memberikan dan menjamin rasa aman kepada para korban 1965-1966 dan bagi siapapun untuk berserikat dan berkumpul untuk tujuan damai serta mengumumkan larangan tindakan pembubaran sebuah pertemuan atas tuduhan makar atau apapun tanpa bukti yang jelas.
  4. Menuntut Kepolisian RI untuk melaksanakan kewajibannya untuk melindungi dan mengayomi setiap warganegara tanpa pandang bulu dengan melaksanakan hak-hak asasi manusia sebagaimana yang dijamin oleh UUD 1945 dan berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

MASYARAKAT INDONESIA PERANTAUAN

UNTUK PENEGAKAN HAK-HAK ASASI MANUSIA

1.         Aboeprijadi Santoso (Amsterdam, Belanda)

2.         Adi Abidin (Melbourne, Australia)

3.         Adinda Simanjuntak (Amsterdam, Blanda)

4.         Adriana Sri Adhiati (Riegel, Jerman)

5.         Agnes Rinna, Almere, Belanda

6.         Agnes Sianipar  (Nijmegen, Belanda)

7.         Agrar Sudrajat (Amsterdam, Belanda)

8.         Agus Wahyudi (Arizona, AS)

9.         Airlangga Pribadi (Perth, Australia)

10.       Akhmad Sahal (Pennsylvania, AS)

11.       Aki Baihaki (Brusel, Belgia)

12.       Akuat Supriyanto (Porto, Portugal)

13.       Ami Sardjono (La Rochelle, Prancis)

14.       Aminah Idris (Amsterdam, Belanda)

15.       Amrih Widodo (Canberra, Australia)

16.       Andy Budiman (Bonn, Jerman)

17.       Anto Sangaji (Toronto, Kanada)

18.       Ariane Utomo (Canberra, Australia)

19.       Arif Harsana, Muenster/Germany

20.       Aryo Danusiri (Boston, AS)

21.       Asmin Fransisca (Geissen, Jerman)

22.       Atik Sosiawati Sudrajat (Amsterdam, Belanda)

23.       Avi Mahaningtyas (Canberra, Australia)

24.       Aya Oktaviani (Thailand)

25.       Ayu Purwaningsih (Bonn, Jerman)

26.       Ayu Wahyuningroem, Canberra Australia

27.       Azuzan JG (Gouda, Belanda)

28.       Bari Muchtar (Almere, Belanda)

29.       Basillisa Dengen (Berlin, Jerman)

30.       Bivitri Susanti (Cambridge, AS)

31.       Budi Hernawan (New York, AS)

32.       Budi Tjahyono (Geneva, Swiss)

33.       Burhanuddin Muhtadi (Canberra, Australia)

34.       Catharina Maria (Bangkok, Thailand)

35.       Cecil Mariani (New York, AS)

36.       Coen Husain Pontoh (New York, AS)

37.       David Simanjuntak (Paris, Perancis)

38.       Dee Hasyim (Berlin, Jerman)

39.       Denny Gerberding (Den Haag, Belanda)

40.       Dewi Ratna Wulan (Bangkok, Thailand)

41.       Dewi Ratnawulan

42.       Dewi Tjakrawinata (Brest, Prancis)

43.       Dharmawan Isaak, (Almeere, Belanda)

44.       Dina Matayas Soeria Soemantri (Paris, Prancis)

45.       Dina Sihombing (Berlin, Jerman)

46.       Djohan Effendi (Australia)

47.       Edith Koesoemawiria (Bonn, Jerman)

48.       Edwin (Amsterdam, Belanda)

49.       Ekaningrum Damastuti (Wageningen, Belanda)

50.       Eko Westberg (Örnsköldsvik, Swedia

51.       Erwin Sutanto (Berlin, Jerman)

52.       Eva Evarina (Bergen, Belanda)

53.       Fahmi Panimbang (Hong Kong)

54.       Fediya Andina (Utrecht, Belanda)

55.       Fitria Rosandha (Paris, Perancis )

56.       FX Widiarso

57.       Gautama Seti Adi Nugroho (Canberra, Australia)

58.       Ging Ginanjar (Brusel, Belgia)

59.       Grace Siregar (Yaounde, Kamerun)

60.       Guswandi Indonesia (Paris, Perancis)

61.       Gynecs Ario (Bonn, Jerman)

62.       Hakimul Ikhwan (Cambridge, AS)

63.       Hemas Arifin (Paris, Perancis)

64.       Ibrahim Isa (Amsterdam, Belanda)

65.       Iin Purwanti (Massachussets, AS)

66.       Ika Irmawansah  (Paris, Perancis)

67.       Indri Sari (Canberra, Australia)

68.       Indri Sri Sembadra (Canberra, Australia)

69.       Indria Fernida Alphasonny (Oslo, Norwegia)

70.       Inez Nimpuno (Canberra, Australia)

71.       Iqra Anugrah (Chicago, AS)

72.       Ivan Maulana (Bonn, Jerman)

73.       Jatmiko Danurejo (Stockholm, Swedia)

74.       Joko Suharto  (London, Inggris)

75.       Joss Wibisono (Amsterdam, Belanda)

76.       Lea Pamungkas (Amsterdam, Belanda)

77.       Lenah Susianty (London, Inggris)

78.       Lia Marpaung (Melbourne, Australia)

79.       Lie Swie Liang (Melbourne, Australia)

80.       Linawati Sidarto (Amsterdam, Belanda)

81.       Lisabona Rachman (Amsterdam, Belanda)

82.       Lisabona Rahman (Amsterdam, Belanda)

83.       Liston Siregar (London, Inggris)

84.       Liza Arifin (London, Inggris)

85.       Lucky Nugroho (Brusel, Belgia)

86.       M Burhanudin (Canberra, Australia)

87.       M. Najib Yuliantoro (Brusel, Belgia)

88.       Mabruroh Zainul Muien Husni (Paris, Prancis)

89.       Made Supriatma

90.       Mahaarum Kusuma Pertiwi (Oslo, Norwegia)

91.       Maria Pakpahan (Edinburgh, UK)

92.       Maryanto (Amsterdam, Belanda)

93.       Max. B. Surjadinata (Tempe, Arizona, AS)

94.       Maya Iljas (Stockholm, Swedia)

95.       Maya Schoen (Sydney, Australia)

96.       MD. Kartaprawira (Voorbrug, Belanda)

97.       Media Zainul Bahri (Bonn, Jerman)

98.       Melati Suryodarmo (Braunschweig, Jerman)

99.       Muhammad Al Fayyadl (Paris, Perancis)

100.    Muhammad Burhanudin Borut (Canberra, Australia)

101.    Muhammad Ridha (Perth, Australia)

102.    Muhammad Ulil Absor (Canberra, Australia)

103.    Mulyandari (Paris, Perancis)

104.    Mutia Samoen (Amsterdam, Belanda)

105.    Nada Danielsson (Stockholm, Swedia)

106.    Nelden Djakababa (Boston, AS)

107.    Nina Mussolini-Hansson (Malmö, Swedia)

108.    Noor Aisyah Imas (Bonn, Jerman)

109.    Nug Katjasungkana (Dili, Timor Leste)

110.    Nursyahbani Katjasungkana (Den Haag, Belanda)

111.    Nurul Aini (Perth, Australia))

112.    Papang Hidayat (London, UK)

113.    Prita Riadhini (Weesp, Belanda)

114.    Priyambudi Sulistiyanto (Adelaide, Australia)

115.    Puri Kencana Putri (San Jose, Costa Rica),

116.    Rahmi Supriyanto (Porto, Portugal)

117.    Ratna Indira Priyadarsini (Paris-Prancis)

118.    Restu Satriotomo (Brusel, Belgia)

119.    Reza Muharam (Amsterdam, Belanda)

120.    Reza Wattimena (Muenchen, Germany)

121.    Rianne Subijanto (Colorado, AS)

122.    Riza Yusnadi (London, Inggris)

123.    Rommy (Abu Dhabi, Uni Emirat Arab)

124.    Rosa Hasan (Paris, Prancis)

125.    Roswita Nimpuno Khaiyath (Adelaide, Australia)

126.    Rudolf Wirawan (NSW, Australia)

127.    Saidiman Ahmad (Canberra, Australia)

128.    Sanusi Debus (Bonn, Jerman)

129.    Sari Safitri Mohan  (New York, AS)

130.    Sayed Musaddiq (Bonn, Jerman)

131.    Selma Hayati (Dili, Timor Leste)

132.    Sen Gustafson (Stockholm, Swedia)

133.    Siswa Santoso (IJmuiden, Belanda)

134.    Soe Tjen Marching (London, Inggris)

135.    Suci Mayangsari (Bonn, Jerman)

136.    Suratno (Frankfurt, Jerman)

137.    Susie van Dijk

138.    Tanti Said (Maastricht, Belanda)

139.    Titi Supardi (Dili, Timor Leste)

140.    Tom Hardjowirogo

141.    Totok Hindarmanto (Bonn, Jerman)

142.    Tri L. Astraatmadja, (Heidelberg, Jerman)

143.    Uly Siregar (Arizona, AS)

144.    Wahyuni (Odense, Denmark)

145.    WIranta Yudha (Waltham, US)

146.    Y.M. Adhimiharja (Berlin, Jerman)

147.    Yacinta Kurniasih (Melbourne, Australia)

148.    Yanti Mirdayanti (Nairobi, Kenya)

149.    Yenni Kwok (Hong Kong)

150.    Yuliana Sandi (Paris, Perancis)

151.    Yusuf Arifin (London, Inggris)

152.    Zacky Khairul Umam (Istanbul, Turki)

Advertisements

One thought on “Pernyataan Diaspora Indonesia untuk Penegakan HAM

  1. Abdullah

    Untuk para master yth.
    Saya ada status facebook terkait tragedi G30 s pki, hasil dari penelusuran sendiri. Mohon dikoreksi. Kalau keliru akan sy hapus. Nama statusnya: haqqiy abadi. Trims

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s