Ahok-Djarot di Jalur Kemenangan

Basuki Tjahaya Purnama – Djarot Saiful Hidayat memantapkan diri sebagai kandidat yang paling potensial memenangi pertarungan Pilkada DKI Jakarta 2017. Kesimpulan ini muncul dari hasil survei mutakhir Indikator Politik Indonesia yang dirilis hari ini, 25 Januari 2017.

Pada survei itu, pasangan Ahok-Djarot mengantongi suara 38,2 persen, jauh mengungguli dua pasangan penantang, Agus-Sylvi dan Anies-Sandi. Kedua pasangan penantang ini bersaing ketat di angka 23,6 persen untuk Agus dan 23,8 persen untuk Anies. Jarak dua pasangan ini terlalu kecil sehingga tidak bisa dijelaskan mana di antara mereka yang unggul dari yang lain secara statistik.

Yang lebih menarik dari survei ini tentu saja adalah trend. Dalam tiga survei terakhir sejak penetapan pasangan calon, nampak pasangan nomor dua menunjukkan trend positif dari hari ke hari. Bulan November 2016, suara Ahok-Djarot sempat jeblok ke angka 26,2 persen. Waktu itu, perolehan suara Agus-Sylvi bahkan melampui mereka, yakni di angka 30,4 persen.

Survei Desember 2016 dari lembaga yang sama, mulai terlihat suara Ahok rebound ke angka 31,8 persen, sementara suara Agus-Sylvi waktu itu turun menjadi 26,5 persen. Sejak itu, suara nomor dua terus menanjak, bersamaan dengan terkikisnya suara pasangan nomor satu.

Adapun pasangan nomor tiga, perolehan suara mereka, berdasarkan survei Indikator, cenderung stabil di angka 23 sampai 24 persen. Bila stabilitas ini terus terjaga dan pada saat yang sama suara Agus-Sylvi secara gradual terus merosot, bukan tidak mungkin pasangan Anies-Sandi justru yang akan menjadi penantang utama pasangan petahana.

Selain dukungan pada Ahok-Djarot yang terus menguat, tingkat kemantapan dukungan pada mereka juga jauh melampaui pasangan lain. Pada survei ini ditemukan bahwa ada 33 persen pendukung Ahok-Djarot yang menyatakan tidak akan atau kecil kemungkinan untuk mengubah pilihan. Sementara pada dua pasangan lain, hanya sekitar 20 persen.

Kemantapan dukungan pada patahana juga semakin menguat dari waktu ke waktu. Pada survei November 2016, hanya sekitar 22 persen dari pendukungnya yang menyatakan tidak akan mengubah pilihan. Sebulan kemudian, yakni Desember 2016, angka itu sudah naik menjadi 28 persen. Lalu pada Januari ini sudah menjadi 33 persen. Berkebalikan dengan itu, kemantapan dukungan di dua pasangan penantang relatif stabil di angka 20 sampai 22 persen.

Artinya, saat ini angin positif sedang bertiup ke arah pasangan Badja. Selain sudah mengantongi dukungan yang jauh lebih besar dari pasangan nomor satu dan tiga, soliditas pilihan juga jauh lebih kokoh. Masih sangat terbuka kemungkinan bagi Ahokers untuk menarik dukungan dari pihak lawan, dibanding sebaliknya.

Survei ini juga menunjukkan bahwa tingkat kepuasan publik DKI pada kinerja petahana masih sangat tinggi, dan cenderung meningkat. Pada November 2016, di mana citra Ahok berada di titik terendah, saat itu tingkat kepuasan pada kinerjanya masih di angka 69 persen. Sebulan kemudian melonjak cepat ke angka 74 persen. Lalu pada survei Januari 2017, approval rating (tingkat kepuasan) publik DKI pada kinerja Ahok sudah kembali pada angka 75 persen, 1 persen lebih rendah dari survei Mei-Juni 2016 ketika isu Al-Maidah 51 belum muncul.

Dengan menggunakan kerangka teori rational choice (pemilih rasional), di mana pilihan sangat ditentukan oleh seberapa baik persepsi pemilih pada kinerja kandidat, maka lagi-lagi Ahok-Djarot sedang berada pada jalur yang tepat. Jika trend tingkat kepuasan, yang kemudian berjalan seiring dengan trend tingkat elektabilitas, ini terus bertahan, sangat mungkin Pilkada DKI Jakarta akan kembali dimenangkan Ahok.

Tentu terlalu dini untuk menyatakan bahwa Pilkada ini akan berlangsung satu putaran di mana Ahok-Djarot keluar sebagai pemenang. Namun juga nampak naïf bila kemungkinan satu putaran itu ditutup sama sekali.

Dimuat Jakarta Asoy, 26 Januari 2017.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s